Satire • Parodi • Sindiran — Konten hiburan, bukan laporan berita faktual.
Kata Orang Sebelah
Satire / Parodi Luar Negeri

Pemilu di Negara X: Kandidat Menang Janji Liburkan Hari Senin

14 Juni 2026 • Redaksi Kata Orang Sebelah
Catatan: tulisan ini adalah satire/parodi, bukan laporan berita faktual. Dialog, adegan, atau kutipan dapat bersifat fiktif untuk kepentingan humor dan kritik sosial.

Pemilu di Negara X mendadak menjadi perhatian dunia setelah seorang kandidat memenangkan suara rakyat dengan janji yang sangat sederhana: meliburkan hari Senin.

Janji itu langsung disambut antusias oleh masyarakat. Bukan karena program ekonominya sangat rumit, bukan pula karena pidatonya terlalu ilmiah, melainkan karena untuk pertama kalinya rakyat merasa ada kandidat yang memahami penderitaan paling dasar umat manusia: bangun pagi di hari Senin.

Dalam pidato kemenangannya, kandidat tersebut menyampaikan bahwa hari Senin selama ini terlalu sering menjadi sumber kecemasan nasional. Ia berjanji membentuk kementerian khusus bernama Kementerian Pemulihan Akhir Pekan.

“Kami tidak melawan produktivitas. Kami hanya meminta waktu tambahan agar jiwa rakyat bisa menyambung kembali ke tubuhnya,” katanya dalam semesta parodi Kata Orang Sebelah.

Beberapa warga mengaku memilih kandidat tersebut bukan karena paham visi dan misinya, tetapi karena kalimat “Senin libur” sudah cukup menjadi dasar ideologi.

Para pengusaha tentu tidak tinggal diam. Mereka meminta agar kebijakan tersebut dikaji ulang. Namun sebagian pekerja menjawab, selama ini hidup mereka juga sudah dikaji terus oleh cicilan, target, dan grup kerja yang aktif bahkan saat jam tidur.

Pakar politik sebelah menilai kemenangan ini sebagai bukti bahwa demokrasi bekerja sangat efektif ketika janji kampanye langsung menyentuh bagian paling sakit dari kehidupan rakyat.

Sementara itu, negara-negara lain mulai cemas. Mereka khawatir gagasan “Senin libur” menyebar secara global dan membuat rakyat di seluruh dunia tiba-tiba sadar bahwa akhir pekan selama ini terlalu pendek.

Tulisan ini adalah satire/parodi, bukan laporan berita faktual.

Bagikan WhatsApp Facebook X